Max Havelaar

10/23/2015 10:30:00 am Riza Alhusna Nursheha 7 Comments

Hai semua...

Apa kabar kalian? Masih sehat kan?

Oke, kali ini gw mau membahas buku lagi alias ngereview. Hayoh sapa yang pernah denger judul buku di samping? Gw yakin semua orang Indonesia pernah denger buku itu. Karena buku itu diajarkan sama guru-guru dari jaman masih SD sampai kita SMA di pelajaran sejarah. Tapi pertanyaannya, PERNAHKAN KALIAN BACA????? yang lebih ngenes lagi adalah, dan gw yakin akan ini, banyak banget guru sejarah yang BELOM PERNAH BACA !!!

Sungguh miris....

Padahal ini adalah salah satu karya sastra besar yang akhirnya mengubah cara penjajahan di Indonesia. Sudah tentu dengan terbitnya buku tersebut mengundang banyak kritik terutama dari pemerintah Belanda. Tapi justru karya ini yang akhirnya membuat Belanda menghentikan sistem kerja paksa (cuultursteelsel) yang dilakukan pada rakyat Indonesia. Berkat buku ini juga akhirnya orang pribumi BISA SEKOLAH. Yah, sengaja gw tulis pake huruf kapital biar lo semua bisa baca dengan gamblang gimana jasa karya satra ini. Kalo bukan karna karya Multatuli, orang pribumi gak akan bisa sekolah dan belom tentu sekarang Indonesia sudah merdeka.



Max Havelaar merupakan karangan Eduard Douwes Dekker, yang mempunyai nama pena Multatuli. Buku ini ditulis di Brussel, Belgia pada tahun 1859. Judul asli dari buku ini Max Havelar, of de Koffiveilingen der Nederlandsche Handel-Maatschappy. Kalo bahasa Indonesianya, Max Havelaar, Lelang Kopi Perusahaan Belanda.

Buku ini ditulis oleh Eduard Douwes Dekker di sebuah losmen kecil pada tahun 1859 di Brussel, Belgia, setelah perjalanannya selama beberapa tahun sebagai pejabat di Hindia Belanda dan menemukan banyak ketimpangan yang tejadi akibat kolinialisme dan penindasan terhadap rakyat. Pada tahun 1860 buku itu akhirnya diterbitkan dengan nama pena Multatuli, yang merupakan dari bahasa latin yang artinya 'aku telah cukup menderita'. Melalui buku itu, Multatuli akhirnya membuka mata dunia, dalam hal ini eropa tentang dampak kolinialisme dan penjajahan yang dilakukan oleh bangsa eropa terhadap bangsa lain demi memupuk keuntungan lewat perdagangan dan monopoli.

Buku ini merupakan kumpulan beberapa cerita diantaranya berisi tentang kisah Batavus Droogstoppel, seorang pedagang kopi dan contoh seorang borjuis kecil yang kikir, yang menjadi simbol bagaimana Belanda mengeruk keuntungan dari koloninya di Hindia Belanda. Gaya berceritanya sangat unik, karena menggunakan cerita yang bercerita, alias cerita bertingkat sehingga kita tidak hanya tergugah untuk membaca tapi juga berpikir tentang alur ceritanya. Cara menceritakannya dilakukan oleh Stern, Sjaalman dan Max Havelaar.

Secara garis besar buku ini berkisah tentang seorang Max Havelaar, seorang asisten residen Lebak, Rangkasbitung yang membela rakyat pribumi dari ketertindasan oleh kaum penjajah. Sejumlah kisah tentang rakyat pribumi juga diangkat dalam buku ini contohnya tentang kisah Saidjah dan Adinda. Diantara kalimat-kalimat tentang cinta yang mengharukan, tersirat tuduhan tentang eksploitasi dan kekejaman yang menjadikan orang jawa sebagai korbannya. Pada akhir buku ini Multatuli menyampaikan permintaan dengan sungguh-sungguh langsung kepada Raja William III, yang posisinya sebagai kepala negara, adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap penindasan dan korupsi yang dilakukan oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Gw gak akan bercerita panjang lebar tentang isi buku ini, tapi gw mengajak buat lo semua untuk MEMBACA buku ini. Ini adalah karya sastra yang disandarkan oleh kenyataan yang terjadi di Indonesia. Dengan membaca buku ini, lo akan belajar tentang kehidupan. Sebagaimana kata Multatuli:

"Tugas manusia adalah menjadi manusia"        

7 comments:

  1. Hehe. Iya bro.. saya juga belom baca xD cuma denger doang pas pelajaran sejarah :'v

    ReplyDelete
  2. Hehe. Iya bro.. saya juga belom baca xD cuma denger doang pas pelajaran sejarah :'v

    ReplyDelete
  3. Hehe. Iya bro.. saya juga belom baca xD cuma denger doang pas pelajaran sejarah :'v

    ReplyDelete
  4. bagus bro, baca bukunya. gak akan nyesel deh
    btw, thank for your comment

    ReplyDelete
  5. Ciyeeeee ini nih buku yg kembar punya aku yg ASLI Ahaaaaiiiii

    ReplyDelete

Cieeehhhhh yang abis baca blog gue sambil ketawa-ketawa, kasih komentarnya dong sayy....