Halo semuaaa

Apa kabarr??

Masih pada bernafas kan yah???

*toyor pala*


Hari gw mau cerita. Ceritanya tentang Keenan. Asikkk cerita Keenan lagi. Gw tau ini adalah cerita yang ditunggu-tunggu sama kalian. Seneng banget kan kalian kalo gw terlihat bodoh di depan Keenan? Iya kan?? Bener kan??? Emang jahat kalian !

-__-'

Yasudah daripada lama-lama mari kita simak ceritanya.

Siang hari, saat gw santai, tiba-tiba anaknya datang.


'Om-om !'

'Apa nak?'

'Aku punya tebak-tebakan'

'Apa?'

'Ada sapi di dalam truk sepuluh, loncat tiga, sapinya tinggal berapa?'

'Hmmmp, sapi di truk sepuluh, loncat tiga, tinggal tujuh dong sapinya?'

'Tenoooottttttt, salah !'

'Lahh kok salah?'

'Iya salah, ayo coba tebak lagi'

'Kan sapinya ada sepuluh...' --> gw perlihatkan 10 jari

'Terus loncat tiga...'--> gw tekuk 3 jari

'Jadi kan tinggal tujuh..' --> gw tunjukkan 7 jari

'Coba deh Keenan itung' --> gw suruh Keenan hitung jari gw

'Salahh ommm'

'Terus sapinya ada berapa dong?'

'Sepuluh'

'Lahhh, kok tetap sepuluh??Kan udah loncat tiga kata Keenan???'

'Sepuluh om !!'

'Darimana coba sepuluhnya?'

'Kan sapinya loncat di tempat !'

'OHH--LONCATT--DITEMPATT--YAHH????'

.................................................




Padahal dari lubuk hati yang terdalam.....




Sambadi plis helep mi.......

*javanese english*